Kepala Sekolah, Drs. Suhirman, sedang memberikan wejangan sebelum kami berangkat
Ingat para siswa, jangan lupa 5 S
Pak Bambang, ........
Tim Hastapala sedang mendengarkan pengarahan dari Kepala Sekolah




Jalan yang berkelak-kelok sempat membuat beberapa orang dari merasa pusing dan mual, namun indahnya pemandangan disepanjang jalan dan segarnya hawa pegunungan dapat mengurangi rasa tak nyaman tersebut.






Sekitar pk. 10.30, kami sampai di Balai Desa Jambu, Kec. Kledung yang dijadikan tempat cek in peserta. Kedatangan kami disambut dengan hangat oleh Panitia. Tak lama kemudian sekitar pk. 11.00 dilaksanakan upacara pembukaan dengan pembina upacara dari dinas perhutani, yang diakhiri penyerahan bibit kayu manis secara simbolis kepada peserta. Usai upacara, peserta dan panitia berangkat menuju bumi perkemahan Sipetung, sambil membawa perlengkapan masing-masing dan tak lupa bibit tanaman. Alam yang indah dan segar serta keramahan penduduk, menghilangkan rasa lelah kami. Namun saat diperjalanan tiba-tiba hujan mengguyur kami, sehingga kamipun memasuki bumi perkemahan dengan kondisi basah kuyup. kami segera mendirikan tenda darurat (benar-benar darurat dan memelas, sehingga esok harinya mendapat bantuan dari panitia untuk merehab tenda kami. Matur nuwun sanget nggih mas....). Untunglah menjelang sore hari hujan sudah reda sehingga acara ramah tamah dapat dilaksanakan.
Nah ini dia yang gila-gilaan....
Usai ramah tamah, panitia memutar film layar tancep. Bayangkan.... di hutan lereng gunung Sumbing.... layar tancep.... Gila-gilaan bangggetttt. Seumur-umur baru kali ini. Apalagi filmnya bersetting tak jauh dari bumi perkemahan dengan bintang Tora Sudro yang juga tak kalah "gilanya". Sensasional tenan....
Lebih gila lagi.... setelah itu beberapa orang termasuk saya,... mengelilingi api unggun dengan cerita-cerita "gila" sampai pagi (ada gajah, kuda, kodok gunung, dan juga tak ketinggalan CORO BIKANG-nya Mbah Sarni dari Purworejo)
Kamis, 31 Desember 2009
Diawali dengan senam pagi, kami menyambut hari dan melaksanakan kegiatan. Setelah sarapan, kami melaksanakan penanaman pohon penghijauan. Pohon yang ditanam adalah kayu manis, dimana nantinya akan dapat digunakan untuk menambah penghasilan warga desa Jambu. Seperti yang disampaikan oleh pembina upacara dalam upacara pembukaan, bahwa hutan lindung mempunyai 3 fungsi yaitu Ekologi, Sosial dan Ekonomi.
Setelah menanam pohon kayu manis, kami mengikuti acara Flying Fox, meluncur menggunakan tali ke bawah. Seorang anggota tim kami, Slamet dari SMK Yepeka, mendapat luka ringan akibat tersabet tali sehingga pipinya lecet dan bibirnya berdarah,... but it's ok... katanya. Banyak peserta yang antusias mencoba permainan ini, termasuk keponakan saya, Bagas. Saya sendiri sebenarnya agak takut, tapi ketika anggota tim saya sudah mencoba semua,.. instruktur dari Green Grass meminta saya untuk mencoba, dan saya tidak punya alasan lagi untuk menolak,... maka terjadilah semua itu. Saya meluncur dengan kecepatan mungkin lebih dari 40 km perjam, perut terasa diayun dan berdesir, saya sempat merem menahan sensasi yang tak karuaan..... Mas... jane aku wedi tenan lho.
Malam harinya diadakan ramah tamah yang diisi dengan sambutan dari Panitia, Kepala Desa Jambu, dan juga perwakilan masing-masing peserta untuk menyampaikan kesan dan pesannya. kemudian hiburan dengan menampilan spontanitas dari peserta.
Tepat pada pergantian hari, jam 12.00, pesta kembang api men.... Beberapa menit berlalu dengan ledakan dan pancaran cahaya kembang api diiringi raungan sepda motor para crosser. Benar-benar meriah dan berkesan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemutaran film layar tancap lagi. Saya yang merasa capek memilih tidur dalam tenda.Jumat, 1 Januari 2010
Awal kehidupan di tahun 2010 ini kami awali dengan senam pagi, setelah itu ada yang latihan meniti tali. Saya sempatkan untuk mencoba meniti tali,... ssst nek gak nyoba garuh ama Mas Eko SHC.Setelah sarapan dan lain-lain, kami mengadakan operasi bersih di bumi perkemahan. Plastik-plastik dan kotoran yang ada kami kumpulkan, kemudian dibakar. Namaun ketika saya melihat banyak botol air mineral, saya kumpulkan dan tak bawa pulang sampai Purworejo. Usai bersih bersih kamipun membongkar tenda dan berkemas-kemas. Siap pulang. Sayonara n good bye.
Terima kasih kepada seluruh Panitia, dan Warga Desa Jambu Kledung Temanggung, juga kepada semua orang yang sudah memberikan sambutan yang hangat kepada kami. Kami bangga bisa hadir di acara ini, sensasional.... Mohon dimaafkan, bila selama kami ada ditengah saudara-saudara, banyak terselip laku dan tutur kata yang kurang berkenan. Salam Rimba, Salam Lestari. Lestari Alamku, Lestari Desaku.
No comments:
Post a Comment